Pemerintah Daerah DIY

DINAS KOMINFO DIY

Get Adobe Flash player
Home
User Rating: / 0
PoorBest 

Kulonprogo - TMMD yang telah berlangsung relatif lama bertujuan untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat pedesaan. Dalam konteks kepentingan akselerasi pembangunan, program TMMD dapat dinilai sebagai suatu terobosan yang efektif dan efisien serta produktif, seirama dengan tekad pemerintah untuk memacu kreatifitas dan pemberdayaan masyarakat perdesaan. Demikian amanat Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjend Jaswandi, yang dibacakan oleh Bupati Kulon Progo, dr. Hasto Wardoyo saat menjadi inspektur upacara dalam upacara penutupan TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2015 di Lapangan Desa Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Rabu (28/10).

Bupati juga menyampaikan amanat Pangdam IV supaya segala hasil pembangunan atau pengembangan sarana dan sarana fisik yang telah dibangun dapat dimanfaatkan secara maksimal serta dipelihara dengan baik oleh Pemda beserta segenap warga masyarakat di wilayah ini untuk kepentingan rakyat banyak.

"Untuk hasil kegiatan non fisik yang berupa pembekalan pengetahuan praktis maupun masalah sosial kemasyarakatan, kejuangan, bela negara dan kesadaran hukum, benar-benar dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu mendorong inovasi dan kreatifitas masyarakat serta tumbuhnya rasa cinta tanah air," kata dr. Hasto Wardoyo.

Sebelum upacara dimulai, Dandim 0731 Kulon Progo, Letkol (Czi) Cornellis Rompas memaparkan hasil-hasil yang telah diperoleh selama TMMD berlangsung di hadapan Bupati dan Forkorpimda Kulon Progo. Rompas memaparkan berbagai infrastruktur yang dibangun baik sebelum pelaksanaan maupun setelah pelaksanaan.

Dalam laporan Pasiter Kodim 0731/Kulon Progo, Kapt. Inf. Iwan Nafarin mengatakan bahwa dengan personel kurang lebih 110 orang tiap harinya, TMMD ini telah menyelesaikan sasaran fisik corblok jalan (1069 x 2,3 x 0,1 M), perkerasan jalan (469 x 2,7 x 0,15 M), pembuatan talud (60 x 0,5 x 1,2 x 1,5 M), pembuatan 1 unit pos ronda, finishing masjid Al Furqon, dan pembuatan 4 unit gorong-gorong. Menurut Nafarin selama pelaksanaan TMMD Sengkuyung tahap II ini tidak ada hambatan yang berarti sehingga pekerjaan dapat dilaksanakan dengan baik sesuai rencana. Hal tersebut didukung oleh kerja sama yang baik antara TNI/Polri, masyarakat, instansi terkait, pelajar dan mahasiswa.

TMMD Sengkuyung Tahap II tahun 2015 ini ditutup dengan  penandatangan naskah serah terima proyek TMMD oleh Bupati Kulon Progo didampingi Dandim 0731/Klp dan disaksikan oleh Forkorpimda Kulon Progo.***

Sumber : http://www.kulonprogokab.go.id

e-max.it: your social media marketing partner