Pemerintah Daerah DIY

DINAS KOMINFO DIY

Get Adobe Flash player

Call Center Informasi

Peta Lalulintas

Home Berita Status Keamanan Bandara Naik Jadi Waspada
User Rating: / 0
PoorBest 

461446706570

Jakarta - Kementerian Perhubungan (Kemhub) telah meningkatkan status keamanan semua prasarana perhubungan di Indonesia, termasuk bandara dan pelabuhan, menjadi waspada mulai hari ini (Senin, 23/11). Kebijakan tersebut untuk meningkatkan keamanan di semua objek vital itu menyusul maraknya ancaman keamanan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab dalam beberapa waktu belakangan ini, baik di mancanegara maupun dalam negeri.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo mengungkapkan, untuk wilayah bandara dan sektor transportasi udara secara menyeluruh, instruksi formal kepada operator penerbangan sedang dikerjakan, sedangkan via telepon sudah disampaikan kepada kepala otoritas semua bandara baru-baru ini. “(Status) waspada terutama bandara, RA (regulated agent), kargo ,dan penumpang. Jadi, kalau untuk keamanan penerbangan ada tiga kondisi normal (hijau), waspada (kuning), dan awas (merah).Tadi, saya kumpulkan pemilik RA, sudah saya panggil di Kantor Otoritas Wilayah I. Saya sampaikan bahwa ini situasi kuning,” kata Suprasetyo di Jakarta, Senin (23/11).

Dia menjelaskan, dalam keadaan normal, pemeriksaan manual random dijalankan sekitar 10% dari SOP airport security program. Tetapi, dengan adanya peningkatan status menjadi waspada, maka pemeriksaan manual random dijalankan sekitar 50% dari SOP airport security program.“(Sementara) kalau merah sudah ada kejadian, (jadi) kalau ada kejadian. Kalau belum (kuning), tidak ada kejadian,” Suprasetyo.

Dia menjelaskan, karena adanya peningkatan status keamanan ini menjadi waspada, Kemenhub juga bekerja sama dengan aparat keamanan, yaitu TNI dan pihak kepolisian. Supraseyto mengungkapkan, peningkatan status ini karena adanya masukan dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Secara terpisah, Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub Bobby R Mamahit juga menyatakan bahwa pihaknya sudah menginstruksikan kepada stakeholders termasuk operator pelabuhan untuk meningkatkan pengamanan pelayaran.
Dalam instruksi tersebut, kata Bobby, ada tiga area yang perlu ditingkatkan pengamanannya, yaitu di sisi perairan pelabuhan, sisi darat pelabuhan, dan peningkatkan keamanan di atas kapal. Menurut dia, untuk efektivitas peningkatan keamanan itu agar pelaksanaannya dikoordinasikan dengan instansi keamananan seperti Polri dan TNI.“Ini betul ada instruksi dari Menhub untuk meningkatkan kewaspadaan di pelabuhan, bandara, terminal, dan stasiun kereta api. Itu karena mempertimbangkan adanya teror di dunia dalam seminggu terakhir,” ujar dia.

Sumber : www.dishubkominfo.jogjaprov.go.id

e-max.it: your social media marketing partner